5 Dasar membuat komik strip

Pengertian dari komik strip adalah komik yang tersaji dalam satu lembar komik tanpa ada sambungan setelahnya, tepatnya adalah tamat dalam sekali judul komik. Banyak yang beranggapan membuat komik strip adalah sangat sulit ketimbang membuat komik dalam format chapter. Pernyataan yang seperti itu memang benar adanya, membuat satu komik strip kangang-kadang membutuhkan waktu satu minggu untuk merumuskan konsep, Namun, jika kita mau mengasah dan peka terhadap lingkungan sekitar, membuat satu judul komik strip adalah sangat mudah, terkadang 5 menit sudah mendapatkan 2 s/d 3 judul komik strip. 

Nah dari uraian diatas, saya akan mencoba berbagi trik dengan pembaca tentang bagaimana sih membuat komik strrip yang seru dan menarik? berikut adalah 5 Dasar untuk mulai membuat komik strip

1. Membuat konsep menarik

Membuat konsep adalah bagian terpenting dalam sebuah komik. Konsep bisa anda rancang sebelum mengeksekusi komik, konsep dalam komik strip sangat beragam. tidak mengikat dan bebas. Semisal komik si juki yang menggambarkan tentang kehidupan seorang mahasiswa dengan berbagai kesulitan yang dihadapinya. Tentu dengan plesetan-plesetan juga kritik sosial didalamnya. Hal tersebut membuat sukses komik si juki karena konsep lucu yang menjadi ciri khas tetap konsisten sampai saat ini. Nah, anda bisa saja membuat konsep yang demikian bila anda mau, anda bisa membuat komik dengan konsep kritik sosial dan masih banyak yang lain, menurut kreativitas anda masing-masing.


2. Membuat karakter menarik


Membuat tokoh figur fiksi dalam komik, merupakan hal yang sulit. Sebab, tokoh figur utama dalam komik adalah sebagai nyawa dari komik itu sendiri, karakter komik akan terlihat dari karakter tokoh figur itu sendiri. Berikut saya akan membagi ilmu tentang Cara mudah dalam membuat tokoh figur.

Pertama, tokoh figur bisa menggambarkan tentang diri anda sendiri bagaimana kehidupan anda baik itu fisik atau non fisik. Dengan menggunakan anda sebagai tokoh utama, keuntungan anda adalah merasa diri anda menjadi seorang bintang hiburan, walau hanya dalam sebuah sketsa, akan tetapi itulah diri anda, eksistensi anda. Dan anda merasuk dalam tokoh fiksi tersebut. Dari komik-komik di indonesia, ada beberapa komikus yang menjadikan dirinya sebagai tokkoh fiksi dalam karyanya. Seperti komik strip masdimboy, komik mice, kostum mas GEE, dll

3. Membuat positioning pada komik.

Positioning juga penting dalam membuat komik strip, yang mana rating anda akan semakin tinggi jika anda beda dengan yang lain, ada suatu yang membedakan, tidak sama dengan komik strip yang lain dan tentunya unik. Anda bisa mengaplikasikan positioning ini pada 2 poin diatas. Yaitu membuat konsep dan membuat karakter.

Semisal, komik yang anda buat adalah komik yang menggambarkan kehidupan seorang pegawai kantor yang hidupnya masih tidak layak karna gajinya sedikit. Atau bisa anda kreasikan sesuai kreatifitas anda. Dan tidak lupa peran karakter sangat penting dalam membuat positioning anda berhasil. Saya akan beri contoh kepada komik masdimboy, yang mana pada komik tersebut adalah menggambarkan seorang berbadan tambun dengan topi yang menghadap kebelakang tak lupa dengan kacamata yang selalu melekat denganya. Satu lagi dari komik situti, komikus si tuti menggunakan anak kecil yang lucu dan imut sebagai karater utama. hal ini akan membuat positioning berhasil.




4. Membuat cerita yang menarik.


Cerita dalam komik, juga penting dalam menunjang keberhasilan komik strip. Hal ini terkait dengan konsep awal, dimana cerita akan selaras dengan konsep besar yang telah kita buat. Namun, pada pembuatan ide cerita ini lebih spesifik dan mengerucut pada proses teknis pembuatan komik. Ide yang tergagas dalam sebuah komik adalah tidak terbatas, sesuai dengan kreatifitas sang kreator komik. Hal ini biasa anda rasakan setelah melihat beberapa cerita komik strip dan anda sendiri yang bisa mengklarifikasi, masuk manakah komik ini? Namun trik dalam pembuatan komik lincung sendiri, tidak lepas dari kehidupan sehari-hari kreator, dengan peka terhadap lingkungan, maka kita akan terbuka dan ikut mengkritik hal tersebut.

5. Konsisten dan bekerja keras.

Disinalah membuat komik yang sesungguhnya. Dimanakala kita membuat komik, terdapat berbagai godaan pada komik yang kita ciptakan. Terkadang adalah merasa tidak cocok dengan karakter, tidak cocok dengan konsep awal, tidak cocok dengan gambar dan masih banyak yang lain. Hal ini adalah wajar dan transformasi ini adalah sebagai langkah awal menuju keberhasilan komik kita. Yang tepenting adalah konsisten kita. Bagaimana kita tidak memikirkan lagi tentang kerangka luar, akan tetapi dalamnya eksistensi komik lah yang kita genjot, dengan begitu kerangka luar akan berevolusi dengan sendirinya menyesuaikan isi didalamnya.



Previous
Next Post »
Thanks for your comment