Panduan Flat design untuk pemula


Saat ini Flat desain menjadi primadona menggeser beberapa aliran desain yang dulu pernah populer. Flat desain dianggap relevan dengan perkembangan zaman, dikarenakan karakter dari flat desain menjawab semua kebutuhan tentang tren manusia saat ini yang nggak mau ribet alias minimalis dan juga simple. lantas apa aja yang bisa kita pelajari untuk mulai mendesain?. Dalam hal ini,Tidak ada salahnya jika kita mempelajari hal-hal dasar terlebih dahulu.



1.Apa itu flat desain?

Flat desain adalah desain minimalis yang menekankan fungsi kegunaan, desain yang bersih, ruang tajam dan juga warna yang cerah untuk Ilustrasi 2 dimensi.
Microsoft dan sejumlah produk komersial lain dalam hal ini telihat meramaikan aliran flat design. Seperti gambar diatas, Microsoft dengan produk unggulanya yaitu windows ikut meramaikan sejak dirilisnya windows 8 sebagai awal dari generasi Minimalis.


2.Minimalis bukan berarti Membosankan.

Dalam flat design, ornamen atau hiasan tidak perlu adalah gangguan, sebisa mungkin flat desain menghilangkan hal tersebut. jika sebuah objek tidak memiliki fungsi, hal itu perlu disingkirkan, ini adalah sifat flat design.



Dengan menghilangkan banyak hal yang tidak perlu, bukan berarti desain ini membosankan. Seperti diketahui bahwa flat design memiliki warna cerah dengan kontras tinggi sejalan dengan ilustrasi uniknya. Aspek ini dengan mudah menarik perhatian mata penikmat/pengguna sehingga karakter minimalis dan fungsional dapat dirasakan. 

3. Lebih gampang untuk dipahami

Terbukti jika gambar sederhana lebih cepat dipahami dari pada gambar yang rinci. dikarenakan ilustrasi semisal ikon dalam flat design dapat dengan mudah dipahami karena menunjukkan makna universal, contohnya seperti gambar dibawah.

4. Bagaimana memulai Flat desain?

Mulailah membuat sebuah desain selebaran semisal pengumuman atau Web Design yang sederhana dengan mempertimbangkan fungsi, ilustrasi, dan juga kontras warna. Bersihkan desain dari berbagai aspek yang tidak perlu dengan menonjolkan aspek Fungsional. Dengan menerapkan hal ini, kita akan kembali kepada konsep dasar desain sebagai media visual yang Fungsional (Komunikasi) dan juga menghibur (Artistik). Selamat berkarya!




Previous
Next Post »
Thanks for your comment